Skip to main content

Cara Mengemudi Mobil Matic yang Baik Dan Benar

Cara mengemudi mobil matic yang baik dan benar. Mobil bertransmisi otomatis (matic) dan mobil bertransmisi manual berbeda dalam pengoprerasiannya. Namun pada dasarnya mengemudikan dua jenis mobil ini prinsip sama, yaitu membutuhkan kemampuan yang baik serta kehati-hatian.

Lalu bagaimana mengemudi mobil matic yang benar dan cara mengemudi mobil matic yang baik dan benar agar aman bagi pengendara dan transmisi matic tidak cepat rusak.

Sebelum mengulas cara mengemudi mobil matic yang baik dan benar atau mengemudi mobil matic yang benar, ada baik mengenal terlebih dahulu poin-poin penting yang berkaitan dengan pengoperasian mobil matic, diantaranya.

  • Di Indonesia umumnya jenis transmisi matic yang disematkan pada mobil berbasis planetary gear set dengan perpindahan percepatan otomatis secara bertingkat (AT/Step AT) dan CVT (continuously variable transmissions).

  • Untuk transmisi otomatis jenis CVT umumnya tidak dilengkapi tombol overdrive (OD). Adapun untuk Step AT/AT, fasilitas tombol OD ada yang terletak di tuas pemindah gigi atau untuk beberapa produsen mobil tertentu seperti Toyota, menonaktifkan OD cukup dengan menggeser tuas ke posisi 3.

  • Tidak semua mobil matic dilengkapi pilihan mode pengoperasin Economis dan Power.

  • Beberapa mobil matic dengan tipe tertinggi di kelasnya, atau mobil-mobil kelas menengah dan premium, dilengkapi dengan pilihan pengoperasian manual matic (tiptronic atau istilah lainnya).

  • Harus hati-hati setiap kali akan menggeser tuas transmisi ke posisi tertentu, tidak semua pergeseran tuas berlangsung secara bebas. Ada kalanya untuk pilihan gigi/mode pengoperasian tertentu, saat tuas digeser terasa nyangkut, pencet knob pada batang tuas agar tuas bebas digerakkan.

    Perlu diperhatikan bahwa ketika mobil melaju saat menggeser tuas dan terasa mentok/nyangkut, perlu waspadai. Jangan begitu saja langsung menarik knob saat mobil jalan.

    Produsen transmisi mendesain itu untuk mencegah perpindahan tuas yang tidak diinginkan, atau tidak sesuai kebutuhan dan berpotensi merusak unit transmisi.

Tujuh Cara Mengemudi Mobil Matic yang Baik Dan Benar

Setelah mengetahui yang berkaitan dengan pengoperasian mobil matic, dibawah ini penjelasan cara mengendarai mobil matic yang benar dan tentang cara mengemudi mobil matic yang baik dan benar, bagaimana caranya mengemudi mobil matic yang benar ikuti ulasanya berikut ini.

  1. Pastikan tuas transmisi ada di P (parkir) atau N (netral) saat Anda menghidupkan mesin mobil. Produsen transmisi matic mendesain mesin mobil hanya bisa dihidupkan ketika tuas ada di posisi itu.

  2. Setelah mesin dihidupkan, tunggu beberapa saat agar suhu kerja mesin dan transmisi otomatis tercapai. Untuk beberapa jenis transmisi otomatis, perpindahan percepatan otomatis belum bisa terjadi secara sempurna ketika suhu kerja transmisi belum tercapai.

  3. Pastikan untuk menekan pedal rem ketika akan menggeser tuas/menjalankan mobil. Misalnya ketika menggeser tuas dari P ke R lalu ke N dan D, atau dari D ke N, lalu ke R dan ke P. Pengereman saat pergeseran tuas diperlukan untuk menghindari potensi kerusakan mekanis.

  4. Untuk memulai perjalanan dalam kondisi jalanan normal, geser tuas ke posisi D (drive) untuk berjalan maju dan R (mundur). Untuk kondisi jalan menanjak, jalanan menurun atau jalanan licin, yang membutuhkan bantuan pengereman mesin (engine break), geser tuas ke posisi 2. Bila jalanan menanjak sangat tajam atau menurun sangat curam, geser ke posisi 1 atau L.

  5. Pilih mode pengoperasian Economis atau Power (bila tersedia). Mode Economis umumnya dipilih untuk kondisi jalanan kota yang terkadang macet, agar hemat BBM atau Anda ingin berkendara secara lebih santai.

    Pada pilihan mode Economis, perpindahan percepatan otomatis berlangsung lebih awal. Mode Power memungkinkan terjadinya perpindahan percepatan otomatis lebih lambat, sehingga mobil bisa diajak berakselerasi.

    Pada beberapa jenis transmisi otomatis, pilihan mode pengoperasian Power, sama saja dengan pilihan mode pengoperasian S (Sport).

  6. Manfaatkan tombol OD atau geser tuas ke posisi 3 (bila tersedia) untuk membantu Anda berakselerasi menggunakan gigi 3, mendahului mobil saat melaju dengan kecepatan di atas 60 km/jam,

    atau saat melahap tanjakan panjang yang mengharuskan Anda menggunakan gigi 3. OD/OFF menyala berarti perpindahan percepatan otomatis dibatasi pada gigi 3.

  7. Gunakan pilihan mode pengoperasian M (Manual) ~ bila fasilitas ini tersedia, ketika Anda ingin mengendarai mobil matic layaknya mengemudikan mobil manual.

    Dengan fasilitas manual matic (tiptronic atau istilah lainnya), memungkinkan Anda menambah dan mengurangi tingkat percepatan/gigi sesuai selera.

    Caranya cukup geser tuas ke posisi M (bisa saat mobil berhenti atau saat jalan dengan kecepatan berapapun), lalu geser tuas ke (+) untuk menambah gigi atau (-) untuk menurunkan gigi.

    Untuk mobil tertentu yang dilengkapi pedel shift di belakang kemudi, setelah tuas digeser ke M, tinggal menarik pedal yang kanan (+) untuk menambah gigi dan kiri (-) untuk menurunkan gigi.

    Untuk mobilmatic yang tidak ada fasilitas manual-matic, bila mau melakukan perpindahan percepatan/gigi secara manual bisa saja. Misalnya Anda mulai jalan dari gigi 1/L. Untuk menambah percepatan, cukup menggeser tuas ke 2. Bila mau menambah percepatan ke gigi 3 (untuk mobil matic dengan pilihan pengoperasian P R N D 2 L), sebelum meggeser tuas ke D tekan dulu tombol OD agar OD/OFF.

    Bisa juga sebaliknya geser tuas ke D lalu segera tekan tombol OD. Ini dilakukan agar tidak terjadi perpindahan gigi secara otomatis dari 3 ke 4. Selanjutnya ketika mau pindah ke gigi 4 cukup dengan memencet kembali tombol OD. Untuk mobil matic P R N D-3 2 1/L, ketika Anda mau pindah dari gigi 2 ke 3 cukup menggeser tuas dari 2 ke 3. Selanjutnya untuk masuk gigi 4 cukup menggeser tuas dari 3 ke D.

    PERHATIAN! Hati-hati bila Anda mau menggeser tuas dari gigi atas ke yang lebih rendah, misalnya dari 3 ke 2 lalu ke 1/L. Atau dari D ke 2 lalu ke 1/L. Perhatikan laju kendaraan sebelum Anda menggeser tuas.

    Usahakan jangan pada kecepatan tinggi karena berpotensi merusak planetary gear set (gearbox). Umumnya tiap transmisi matic mempunyai batas maksimum kecepatan pada setiap tingkat percepatan.

Itulah tujuh cara mengemudi mobil matic yang baik dan benar,  Dan selanjutnya cara mengendari mobil matic di jalan yang menurun, di jalan yang macet dan mengendarai mobil matic di jalanan area tanjakan.

Mengemudi mobil matic yang benar di jalan yang menurun, area macet dan di tanjakan

Cara mengendarai mobil matic yang benar, tidaklah terlalu sulit jika rutin belajar, namun jika tak ada waktu, berikut ini adalah cara mengendarai mobil matic di tanjakan macet, dan cara mengendarai mobil matic di tanjakan. cara cara dibawah ini.

#1. Cara Mengemudi Mobil Matic di Tanjakan

Mengendarai mobil matic yang berada di area yang memiliki tanjakan, harus memiliki acuan untuk memperkirakan tingkat ketinggian yang akan dilewati. Untuk tanjakan yang masih termasuk standar bisa menggunakan mode D, mode D sudah bisa mengatasi tanjakan yang termasuk standar.

Saat ingin melakukan perpindahan dari transmisi D ke D1, D2 atau D3 maka lepaskan rem dengan penuh. Setelah itu Anda dapat menekan tombol switch yang ada di tombol tingkat perseneling.

Jika pengemudi sedang berada di daerah dengan tanjakan yang tinggi seperti di pegunungan ataupun pedesaan maka tidak bisa jika menggunakan mode D, untuk itu gunakan transmisi D2 supaya mobil lebih mudah untuk melalui tanjakan tersebut.

Apa bila melewati ketinggian curam maka bisa menggunakan tuas transmisi pada posisi L. supaya mobil lebih mudah melewati tanjakan. Transmisi pada posisi L juga bisa digunakan saat mobil berada di pertengahan tanjakan dan mengalami ke macetan, itulah cara mengemudi mobil matic di tanjakan.

#2. Cara Mengemudi Mobil Matic di Jalan yang Menurun

Setelah menjelaskan bagaimana cara mengendarai mobil matic jika sedang berada di jalan tanjakan maka sekarang sebaliknya, bagaimana cara mengemudi mobil matic jika sedang berada di jalan yang menurun :

  • Simbol D berfungsi untuk jalanan yang sifatnya rata ataupun datar,
  • simbol D juga mempunyai kecepatan yang maksimal. 
  • Simbol D3 digunakan pada saat jalanan yang kita lewati sedikit menanjak, 
  • simbol D2 digunakan saat kita melewati jalanan yang menanjak
  • Simbol D1 digunakan pada saat melewati jalanan tanjakan terjal.

Setelah memahami fungsi dari setiap transmisi yang ada di mobil matic maka selanjutnya saat melewati jalanan yang menurun pengemudi harus memastikan tuas transmisi berada diposisi 2 agar pengereman mesin dapat beroperasi dengan maksimal.

Namun, saat jalanannya turun dengan sangat curam pindahkan tuas transmisi di posisi L. Banyak pengemudi saat melewati jalanan turun justru memilih posisi N (Netral) karena ingin menghemat bahan bakar.

Namun cara ini tidaklah tepat karena gigi mobil yang berada di posisi netral.  mobil hanya mengandalkan rem dan jika tidak ahli pengemudi akan sulit untuk mengontrol laju mobil.

#3. Cara Mengendarai Mobil Matic Di Jalan yang Macet

Setelah diatas menjelaskan tentang bagaimana cara mengemudi mobil di area tanjakan dan mengemudi mobil matic di jalan yang menurun, maka selanjutnya  tentang bagaimana cara mengendarai mobil matic di jalanan yang macet.

Mengendarai mobil matic yang berada di area kemacetan sebenarnya lebih mudah jika dibandingkan harus melewati jalanan yang tanjakan. Penggunaan mobil matic lebih mudah saat di jalanan macet dibandingkan dengan mobil manual.

Jika mobil manual saat di jalanan macet harus menginjak rem lalu memindahkan kopling gigi dalam posisi N (Normal) lain halnya dengan mobil matic hanya perlu menahan rem sebentar supaya mobil berhenti.

Demikianlah cara mengemudi mobil matic yang baik dan benar, saatnya mempraktikkannya namun jangan lupa, dipandu orang yang sudah ahli dan berpengalaman mengemudikan mobil matic. sebab umumnya teori dan pratek langsung biasa berbeda. semoga artikel tentang cara mengendarai mobil matic yang di ulas pada kesempatan ini bermanfaat, bagi yang membutuhkan. Sumber artikel ini dari berbagai sumber.